Tampilkan postingan dengan label viral. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label viral. Tampilkan semua postingan

Astaghfirullah ini Nyata!Kejadian langkah dan menjadi viral di medsos Anak 18 tahun melahirkan begitu saja tanpa ayah dan hanya mengandung 3 jam dan bayinya mengucapkan salam tiga kali


Pekayok - Warga di Dusun Penja, Desa Karueng, Kecamatan Enrekang, dibuat geger dengan kabar seorang gadis desa yang melahirkan dengan cara yang tidak biasa.

Pertama gadis tersebut tidak memiliki suami dan belum pernah berhubungan badan dengan lelaki manapun.

Lalu bayi yang dilahirkan gadis berusia 19 tahun berinisial UR itu dikabarkan hanya berusia tiga jam dalam kandungan padahal, biasanya kehamilan normal berlangsung hingga sembilan bulan.

Kasus ini heboh, lantaran informasi tersebut menjadi viral dan bahan perbincangan warga Enrekang.

Sepupu gadis tersebut, Erwin membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya kejadian langkah itu tiba-tiba saja terjadi terhadap sepupunya.

"Jadi kemarin perutnya tiba-tiba membengkak hingga tiga jam, setelah itu langsung melahirkan," kata Erwin kepada TribunEnrekang.com, Jumat (30/6/2017).

Dia menjelaskan, bayi yang dilahirkan sepupunya tersebut memiliki bobot tiga Kilogram bahkan anehnya, bayi tersebut langsung mampu mengucapkan salam sesaat setelah dilahirkan.

"Kata om saya yang juga kakek bayi itu, setelah dilahirkan bayi tersebut langsung mengucapkan 'Assalamualaikum' sebanyak tiga kali," ujar Erwin.

Namun, sayangnya pihak keluarga tidak memperkenankan wartawan dan masyarakat mengambil gambar bayi itu bahkan, untuk konfirmasi langsung ke gadis tersebut tidak diperbolehkan.

Kejadian ini telah menjadi konsumsi publik, pihak berwajib atau pemerintah desa yang telah berkunjung ke rumah bayi itu, hingga saat ini belum bisa memberi keterangan.

Polres Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Resort (Polres) Enrekang, akan melakukan penyelidikan mendalam terkait informasi wanita mengandung hanya tiga jam lalu melahirkan di Desa Karuen, Kecamatan Enrekang.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolres Enrekang, AKBP Ibrahim Aji, kepada TribunEnrekang.com, melalui telepon, Jumat (30/6/2017).

Menurut Ibrahim Aji, pihaknya telah mengutus Sat Intel, Bhabimkabtibamas dan Sat Reskrim, untuk mengecek langsung kondisi bayi dan ibunya tersebut.

"Kita telah utus beberapa anggota untuk melihat dan mengumpulkan data langsung terkait kondisi ibu dan bayi tersebut," kata AKBP Ibrahim Aji.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya masih lakukan pengumpulan data dan informasi yang dibutuhkan mengenai kejadian itu.

"Kita juga sudah lakukan wawancara ringan dengan si ibu tapi masih tahap awal, kita juga harus berhati-hati menangani kejadian ini karena sangat sensitif," ujar Ibrahim Aji.

Meski demikian, pihaknya belum bisa melangkah terlalu jauh karena kasus tersebut bersifat delik aduan.

Yang berarti harus ada pelapor terlebih dahulu untuk lakukan investigasi lebih mendalam.

"Hingga saat ini belum ada pelapor yang kita yang terima, namun kita tetap akan dalami kejadian ini karena telah menjadi perbincangan di masyarakat," tutur Ibrahim Aji.

Dia menambahkan, akan melakukan koordinasi dengan elemen terkait mengenai kasus ini.

Dia mengimbau, kepada masyarakat agar jangan terlalu membesar-besakan informasi tersebut.

Sosok Ibu Bayi

Menurut teman dekat UR, Wiwi, dia mengenal UR sebagai pribadi yang baik hati dan ramah, pandai bergaul dan agamis.

"Dia juga memang rajin sholat waktu masih sekolah dan orangnya sangat baik," kata Wiwi kepada TribunEnrekang.com, Jumat (30/6/2017).

Dia menjelaskan, selama sekolah sosok UR, memang jarang masuk ke sekolah karena sering sakit bahkan sering kesurupan waktu masih sekolah dulu, sehingga memperngaruhi nilainya.

"Orangnya juga pintar hanya saja dia jarang masuk sekolah karena sering sakit , jadi nilainya agak kurang," ujar teman sekelas UR waktu bersekolah di salah satu sekolah di kota Enrekang dulu.

Dia menambahkan, UR memang termasuk anak rumahan karena jarang bergaul dan keluar rumah.

Hal senada disampaikan, salah satu kakak kelas UR di SMK, Ismail.

Menurutnya, sosok UR semasa sekolah memang merupakan pribadi yang sangat pendiam.

"Memang pendiam orangnya, jadi jarang dilihat diluar kelas waktu sekolah," ujar Ismail.

Sumber : tribunnews.com

Zakir Naik dan Habib Rizieq Bersatu di Arab Saudi, Ada Apa?


Pekayok - Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab ternyata memiliki jadwal super padat meski berada di negeri orang. Bahkan, di salah satu kegiatannya, Rizieq sempat bertemu dengan pendakwah asal India, Zakir Naik.

Hampir setiap hari pentolan FPI itu melakukan kunjungan dan melakukan pertemuan dengan berbagai pihak. Tak hanya yang berasal dari Indonesia, namun Rizieq juga memenuhi beberapa undangan dari pejabat dan ulama di negara timur tengah itu.

“Selasa kemarin sampai menjelang Subuh memenuhi beberapa undangan dari pejabat dan ulama di Saudi,” kata kuasa hukum Habib Rizieq, Sugito Atmo Prawiro kepada kriminalitas.com, di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Salah satu yang ditemui Rizieq ialah Syekh Kholid al Hamudi yang merupakan ulama besar di Arab Saudi.

“Syekh Kholid Al Hamudi juga sering membawa dan memperkenalkan tokoh atau ulama Indonesia ke Imam Masjidil Haram,” ujar Sugito.

Bahkan, kata Sugito, Rizieq juga sempat bertemu dengan pendakwah Zakir Naik saat menghadiri takziah meninggalnya ibunda Syekh Kholid al Hamudi.

“HRS akhirnya bertegur sapa, intinya HRS berterima kasih dengan ZN karena sudah berkunjung ke Indonesia dan ZN pun bangga dengan perjuangan HRS selama ini,” kata Sugito.

Diketahui, Habib Rizieq kini tengah menjadi orang yang paling ditunggu di Indonesia lantaran terjerat kasus dugaan pornografi dan tak kunjung pulang dari luar negeri. Serangkaian upaya polisi memulangkannya menemui jalan buntu.

Bahkan, kabar terbaru menyebut dia mendapat perpanjangan visa dari pemerintah Arab Saudi.

Sumber : Kriminalitas.com

Ini Sangat nyata dan Terjadi Di indonesia, Bayi Lahir dengan bentuk kepala seperti Hati atau love dan membuat Viral di media sosial,komentar pun berjibun jibun sehinggah membuat Dunia terkejut dengan keanehan ini


Pekayok - Kabar seorang bocah berkepala bentuk hati menjadi perbincangan. Bayi itu bernama Ahmad Romansyah.

Fajar Online (Jawa Pos Group), Jumat (2/6) melaporkan, Ahmad berasal dari Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Saat ini, Ahmad dan kelurganya berada di Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Dia ke kota Daeng dalam rangka untuk berobat.

Kasus itu terungkap saat Camat Biringkanaya, Andi Syahrum Makkuradde dan istri Siti Syahriati mengunjungi Ahmad Romansyah.

Andi Syahrum berjanji menggalang dana untuk pengobatan Ahmad.

"Yang jelas bahwa selama dia berada di wilayah saya, akan saya bantu sesuai kemampuan saya," kata Andi kepada Fajar Online.

Ahmad dikabarkan menderita hydrocephalus. Jenis penyakit ini diakibatkan gangguan aliran cairan di dalam otak (cairan serebro spinal).

Cairan ini akan terus bertambah sehingga ventrikel di dalam otak membesar dan menekan struktur dan jaringan otak di sekitarnya. Jika tidak segera ditangani, tekanan ini dapat merusak jaringan dan melemahkan fungsi otak.

Tidak seperti bayi pada umumnya, kepala bayi yang kini berusia 10 bulan itu menyerupai lambang cinta, love. 

Sumber : Jpnn.com

Bocah Gila!! Karena merasa belum puas meluapkan amarahnya, mereka juga memutilasi tubuhnya


Pekayok - Dua bocah asal Liverpool, Inggris bernama Jon Venables dan Robert Thompson (10) berhasil diringkus polisi setelah ditemukannya bukti-bukti melalui rekaman CCTV atas tindakan pembunuhan seorang bayi.

Tidak diketahui pasti apa motivasi dari pembunuhan mutilasi yang telah menewaskan bayi dua tahun tersebut. Aksi Jon dan Robert dimulai ketika keduanya berada di supermarket.

Mereka tidak tanggung-tanggung menculik James Patrick Bulger dari pengawasan ibunya. Korban dibawa kabur sejauh 4 km dari jarak supermarket.

Ketiganya berhasil bersembunyi di balik rel kereta api yang memungkinkan Jon dan Robert untuk melakukan tindak kekerasan terhadap si bayi.

Kondisi tempat yang cukup sepi membuat Jon dan Robert leluasa menendang, memukul dan melempari bayi malang tersebut dengan batu.
Karena merasa belum puas meluapkan amarahnya, mereka juga memutilasi tubuhnya. Berkat rekaman CCTV yang sangat jelas memperlihatkan wajah kedua bocah tersebut, polisi tidak dibuat kesulitan untuk menemukan mereka.

Setelah berhasil diringkus, Jon dan Robert tidak mendapat hukuman penjara karena Inggris tidak memiliki undang-undang yang mengatur tentang hukuman untuk anak di bawah umur. Mereka hanya dimasukkan ke dalam Rumah Sakit Jiwa hingga usia keduanya menginjak 18 tahun.

Sumber : Babe.co.id

Seorang Muslim Marah Ulama dunia di hina Karena Sebut Zakir Naik sebagai ‘Setan’,


PEKAYOK - Bom molotov dilemparkan ke kantor politikus senior Malaysia di negara bagian Penang. Aksi tersebut ditengarai terkait dengan pernyataan politikus tersebut yang menyebut seorang pendakwah Islam sebagai setan. 

Pejabat negara bagian mengatakan, tidak ada kerusakan atau satu pun yang terluka. Bom molotov tersebut jatuh mengenai jendela besi bagian tengah. 

Wakil Kepala Negara Bagian P. Ramsamy mengatakan, serangan itu mungkin terkait dengan komentar di Facebook-nya terhadap ulama Zakir Naik. 


"Mungkin ini menyangkut komentar saya terhadap Zakir Naik sebagai setan," ujarnya kepada AFP. Ramasamy menuding Zakir berbicara mendorong kebencian.


Menurut Ramasamy, pernyataannya itu bukan untuk melawan Islam atau Muslim. Ia hanya menentang secara personal.

Sumber : Atjehcyber.net

Masya Allah!!Ada Fenomena Matahari Di Atas Kabah Pada Hari Pertama Ramadhan



PEKAYOK - Institut Penelitian Astronomi Nasional dan Geofisika di Mesir, mengumumkan bahwa pada hari pertama bulan Ramadhan tahun ini, akan ditandai dengan hadirnya fenomena alam yang unik.


Fenomena tersebut yakni ketika matahari berada tegak lurus di atas Ka’bah pada pukul 12:18 waktu setempat di Mekah, atau waktu sholat Zhuhur di kota suci tersebut.

Fenomena ini benar-benar unik, karena pada hari Sabtu jam 12:18 waktu setempat itu, bayang-bayang Ka’bah akan hilang. Arah bayangan yang dihasilkan matahari pada titik manapun di dunia akan mengarah tepat ke kiblat.

Departemen yang bertugas untuk meneliti kegiatan matahari di lembaga tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan di akun Twitter resminya bahwa sudut elevasi matahari pada saat sholat Zhuhur akan mencapai 89,93 derajat di atas Ka’bah. Sudut ini jauhnya hanya 0,07 derajat dari sudut tegak lurus 90 derajat.

Fenomena ini terjadi dua kali dalam setahun. Yang pertama akan berlangsung pada tanggal 27 Mei dan yang kedua pada tanggal 15 Juli.

Namun, khusus untuk tahun ini akan bertepatan dengan sholat Zhuhur pertama di bulan Ramadhan, demikian lansir al Arabiya.

Sumber : Islampos.com

Alhamdulillah Akhirnya Menyesalkan Perbuatan Kejinya!!Setelah Menembaki Masjid, Ex Marinir AS Menangis Minta Maaf Dihadapan umat muslim yang menyambutnya dengan hangat.


Pekayok - Medio 2015 lalu, seorang mantan personel Marinir Amerika Serikat (AS), Ted Hakey Jr., memendam begitu banyak kebencian pada umat muslim. Saking dengkinya, Hakey bahkan menembaki sebuah masjid dekat rumahnya di Kota Harftord, Connecticut, AS.

Saat itu Hakey tengah mabuk setelah minum 10 gelas alkohol dari sebuah bar. Sepulangnya Hakey dari bar, veteran Marinir berusia 48 tahun itu mengambil sepucuk pistol kaliber 9 milimeter dan senapan M14 miliknya.

Keluar rumah dengan membawa senjata, Hakey pun menembak tanpa arah di halaman rumahnya yang kemudian diarahkannya ke pintu samping Masjid Baitul Aman. Namun pada Sabtu, 2 April 2016 lalu waktu setempat, Hakey menghaturkan permintaan maafnya, sembari menyerahkan cokelat berbentuk telur Paskah sebagai pemberian.

Hickey datang bersama istrinya, Myra ke masjid tersebut, setelah diundang pemimpin masjid, Dr. Mohammed Qureshi dalam sebuah event, “True Islam and the Extremist”, terlepas jelang penahanan terhadap dirinya.

Ya, pada Februari lalu, Hakey mengaku bersalah terkait perusakan properti keagamaan yang terlingkup dalam dakwaan kejahatan berdasarkan kebencian. Hackey baru akan divonis pada Mei 2016 mendatang dengan hukuman 14 bulan penjara.

Namun sebelum itu, dia mendatangi undangan tersebut dan terpana melihat umat muslim menyambutnya dengan hangat. Hakey kemudian meminta maaf sembari menangis dan bahkan, menyempatkan diri bersujud di masjid itu.

“Suasananya sangat emosional. Dia datang sambil menangis dan gemetaran. Saya bisa merasakan ketulusan hatinya. Sebuah momen yang langka di mana Anda melihat seseorang yang pernah membenci Anda, justru kini datang dan minta maaf,” tutur Qureshi, diwartakan Independent, Sabtu (9/4/2016).

Menerima penyesalan Hakey tersebut, Qureshi menambahkan bahwa dia dan umat muslim jamaah masjidnya, akan melakukan segalanya untuk meringankan hukuman Hakey, jelang penjatuhan vonis pada Mei mendatang.

Sementara itu selain minta maaf, Hakey berjanji akan menjembatani orang-orang seperti dia yang pernah membenci Islam, agar bisa lebih paham perbedaan antara seorang muslim dan militan teroris.

“Ke depannya, saya ingin membantu Anda untuk menjembatani gap (di masyarakat) dan membantu seseorang, agar tak melakukan kesalahan yang sama seperti saya,” timpal Hakey.

Dia juga mengaku akan terus memantau sosial media Facebook, demi merespons netizen lain yang masih menganggap bahwa seorang muslim sama saja dengan seorang teroris. Sebelum melakukan penembakan terhadap masjid tersebut, Hakey juga diketahui acap menggunakan Facebook untuk menyebarkan kebenciannya terhadap Islam.

“Tolong dengarkan saya. Anda salah tentang hal ini. Saya pernah menembaki masjid, tak perlu dibicarakan lagi. Tapi Anda harus dididik. Setiap hari Anda menyebar gambar-gambar negatif dan mem-posting kutipan Alquran dengan keliru,” tutupnya.

Sumber : Atjehcyber.net